Jumat, 03 Mei 2013

Bahasa Inggris Bisnis



Negative Commands, Indirect Commands & Negative Indirect Commands

Example :

1.      After John eaten dinner, he wrote several letters and went to bed.
                               A                     B              C                        D
Correct answer :

After John ate dinner, he wrote several letters and went to bed.

Explanation :

In this sentence, the verb eaten in answer A is incorrect because the verb is wrote, which is verb 2, so we must change eaten (verb 3) to ate (verb 2). Thus A is the correct answer.

Example :

2.      George has not completed the assignment yet, and Maria hasn’t neither.
    A                               B            C                           D

   Correct answer :

George has not completed the assignment yet, and Maria hasn’t neither

Explanation :

In this sentence, the verb hasn’t neither  in answer D is incorrect because (hasn’t) the negative sentence and isn’t followed negative sentence again (neither), so we must change neither (negative sentence) to either (positive sentence). Thus D is the correct answer. 

Kamis, 18 April 2013

Holiday Stories



The last my holiday is new year, the new year 2013 on the Tuesday. On Monday morning we were ready to have a journey to Sawarna Beach, at the Banten, West Java. Sawarna beach is located in the Village Sawarna, District Bayah, Lebak, Banten. Locations within 150 km of Rangkasbitung (Lebak capital).
Sawarna beach is one of the beaches are very beautiful and attractive with white sand. Before we left  we loaded all our beach gear into the bag. There were 10 motorcycle full of 18 my friends and we will touring from Depok to Banten. It’s very enjoyable during trip. Never is there a dull moment when we are together. Of course we were very tired from our trip.
We left Depok around 8 p.m. during the trip we drove very carefully, every 3 hour drive we rest for lunch and pray zuhur & ashar. We arrived there around 3 p.m. After that, So far I didn’t find any fancy place to stay, but there are a lot of choices we can choose which mostly are the villager’s house but it won’t make regret because it’s really cheap and the villagers are also really helpful for overnight and we rested before to the beach.
After rest, we immediately walked to the beach for eat something, because I’m very hungry. And then when we walked to the beach, I didn’t find people who rent beach sports equipment like banana boat, flying fish, or even jet ski. We just to play in the white beach sand or just walk, sit, relax, and enjoy the crystal clear water like I did.
After play, we will back to the villa and take a bath. After that, we just share stories, watching television, and etc.
Around 12 a.m we prepare fireworks for welcome to the new year 2013 and that night it’s very happy, because a lot of fireworks are ignited by other visitors. After that, I sleep because is very tired and I prepare for tomorrow morning.
On Tuesday morning, after pray subuh, we were jogging to the beach. Sawarna beach is very beautiful in this morning with the sunrise. We planned to enjoy sunrise. We did not forget to take pictures. After play, we return to the villa and prepare for go home. I am very sad leave sawarna beach, because there very comfortable atmosphere for me, and I hope to the back again.
After getting ready for all at 12 p.m, we back to journey with the motorcycle. Our back to the winding road, the road is very bad, traffic jam, and rainy, it’s very make us tired, and our rest at resto for the lunch and pray zuhur.
After rest, our journey continues, show clock time at 8 p.m, I was on the phone my mom, she is worried, because the first trip with motorcycle is very so far but I’m very happy.
Finally around 9 p.m I got home, body is very tired, I dinner and sleep for tomorrow I must be back to work in office.
That's my new year holiday and the first join touring with my friends, it’s very fun, happy, but also very very tired. I hope to back there.


Kamis, 21 Maret 2013

Daily Activity


On Weekdays,

I wake up at 05.00am every morning for pray and after pray, I sleep again, and then I wake up again at 06.30am and I take a bath, brushes her long hair, brush your teeth, and etc. After that, I put make-up on, Comb one's hair and etc. The next I have a breakfast and I go to work at 07.45am.  

I usually drive to work by motorcycle. It takes me about 60 minutes. I always check my emails when I get to work.  When I am at my desk I usually work on the computer, I have to make telephone calls. Once a month I report to my boss, but maybe I have to report to my boss more often. I usually write a document that my boss can read. At 01.00pm most days I have lunch dan pray Zuhur. At 03.00pm we have afternoon tea & pray Ashar, and that is when we usually talk and eat cake.


After I have finished work at 05.30pm, I go to Campus, after arriving I pray Maghrib in Mosque Campus. After that, I go to class and study until at 08.30pm, and then I go to home. I have dinner, take a bath, pray Isya and I sleep.

On Weekend,

I wake up at 05.00am every morning for pray and after pray, I sleep again, and then I wake up again at 08.00am. I usually watch the News morning, breakfast and I always do the housework, washing, and etc.

I take a bath maybe at 11.00am and stay at home because I must go to Campus at 12.30pm until 05.00pm. Then I go to home, shopping, or go out with friends. If I hang out with friend I can forgot the time and I go to home at 09.00pm.

When I arrived at home, I showered and watch tv with family, if I sleepy I go to bed prepare body for tomorrow for the next day activity.



Senin, 10 Desember 2012

Kinerja Ekonomi Daerah Harus Dipacu

JAKARTA– Kinerja perekonomian daerah perlu didorong lebih agresif dalam upaya mengejar pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 7% per tahun. 

Kepala ekonom The Indonesia Economic Intelligence (IEI) Sunarsip mengatakan,pertumbuhan ekonomi sebesar 7% per tahun bagi Indonesia bukanlah hal yang mustahil.Namun, dia mengingatkan, ada sejumlah persoalan kunci yang harus diselesaikan pemerintah dalam upaya menggenjot pertumbuhan sebesar itu. 

Salah satu kuncinya adalah bagaimana menggenjot pertumbuhan ekonomi di daerah. Sunarsip menuturkan, saat ini telah muncul sejumlah daerah yang menjadi sentra pertumbuhan ekonomi nasional. Daerah- daerah tersebut bahkan mampu membukukan pertumbuhan ekonomi lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional. Yang menarik, daerah-daerahtersebutjustruberadadiluar PulauJawa,wilayahyangselama ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Beberapa kota seperti Pekanbaru,Pontianak, Balikpapan,dan Makassar bahkan memiliki tingkat pertumbuhan masing-masing 9,8%, 9,5%, 8,6%, dan 9,0% (selama kurun waktu 2002–2010),”ujar Sunarsip dalam diskusi bulanan IEI,di Jakarta,kemarin. Pertumbuhan kota-kota tersebut, menurut Sunarsip, jauh di atas rata-rata pertumbuhan nasional selama 2002-2010 yang hanya 5,9%. Badan Pusat Statistik (BPS) bahkan mencatat pertumbuhan ekonomi Makassar antara 2007 hingga 2010 berturut-turut 8,1%, 10,5%, 9,2%, serta 9,31%.

“Banyak daerah di luar Jawa yang menjadi pusat sentra pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan kontribusi PDRB (produk domestik regional bruto) tinggi,”imbuhnya. Dia menambahkan, kotakota di Jawa,termasuk Jakarta, mulai kehabisan tenaga dalam menggenjot pertumbuhan sehingga jauh di bawah daerah lain.

Selama kurun waktu 2002- 2010,misalnya,DKI hanya mampu menggenjot pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 5,9%. Selain menggenjot daerah, Sunarsip menyebutkan ada tiga faktor kunci yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi sebesar 7%, yaitu investasi, peningkatan produktivitas kerja, serta pertumbuhan sektor manufaktur. Sunarsip menjelaskan, untuk mencapai pertumbuhan di atas 7%,Indonesia harus mampu menggaet pertumbuhan investasi sebesar 12% setiap tahun. 

Target ini sulit tercapai karena berdasarkan data IEI, sejak 2001–2011, pertumbuhan investasi hanya mampu tercapai 7,4%.Guna mendorong pertumbuhan investasi tinggi, pemerintah harus mampu menciptakan kondisi makroekonomi yang kondusif serta peningkatan belanja modalnya. Kunci lain yang harus dipenuhi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan adalah menciptakan pertumbuhan sektor manufaktur sebesar 7% per tahun.

Terkait pertumbuhan manufaktur, Menteri Perindustrian MS Hidayat menyatakan bahwa pertumbuhan sektor tersebut sempat mengalami masalah saat krisis Amerika Serikat mengguncang global, terutama pada 2009. Pada 2009 pertumbuhan manufaktur bahkan hanya bisa tumbuh 2,5%. Namun, MS Hidayat mengingatkan, pertumbuhan sektor industri terus mengalami perbaikan. Khusus untuk industri agro,pemerintah bahkan akan menjadikan sektor tersebut sebagai salah satu pilar industri pada 2025.

“Kita akan memiliki tiga pilar industri yaitu industri agro, telematika, dan industri kreatif. Di agro kita punya sumber hulu dan hilirnya,” ujar MS Hidayat dalam diskusi pada Rakernas I Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (Hippi) di Jakarta, akhir pekan lalu. maesaroh 


Analisa :


Seperti yang di uraikan pada artikel diatas bahwa untuk menaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia hendaknya ekonomi daerah juga harus ikut ambil andil dengan begitu perkonomian indonesia dapat berkembang secara perlahan.

Ekonomi daerah hendaknya mendapat perhatian dari pemerintah dengan ikut membantu mengembangkan usaha dari pedagang kecil, atau dapat juga dengan mengadakan penyuluhan dan training-training untuk para tenaga kerja daerah agar lebih terampil dalam membangun suatu usaha yang dapat berkembang untuk kedepannnya.


Sumber :



Harga Elpiji Nonsubsidi Segera Naik


JAKARTA– PT Pertamina (Persero) tahun depan berencana menaikkan harga elpiji nonsubsidi untuk menutupi kerugian penjualan yang diperkirakan mencapai Rp5 triliun. 

“Elpiji nonsubsidi diusulkan naik sudah dari dulu.Ini tindakan korporasi, jadi tidak perlu izin hanya memberi tahu,”ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya di Jakarta kemarin. Menurut dia, kenaikan harga elpiji nonsubsidi akan dinaikkan minimal Rp2.000 per tabung.Kenaikan harga ini akan dilakukan secara bertahap.“ Minimal pertengahan tahun sudah naik,” ujarnya. 

Dia mengatakan,selama ini kerugian Pertamina dari penjualan elpiji nonsubsidi menyebabkan Pertamina tidak bisa mengembangkan investasi secara maksimal.Kenaikan harga elpiji nonsubsidi ditanggung sepenuhnya oleh Pertamina. Hanung mengakui kenaikan harga elpiji adalah pilihan yang sulit.Apalagi melihat Pertamina sebagai badan usaha milik negara (BUMN).Apabila terjadi kerugian, pihaknya akan selalu disalahkan oleh pemerintah.

“Kenaikan harga elpiji nonsubsidi tinggal tunggu waktu tepat saja,”ujarnya. Direktur Utama Pertamina Karena Agustiawan sebelumnya merestui kenaikan harga elpiji nonsubsidi tersebut dengan alasan untuk menutup kerugian Pertamina yang mencapai Rp5 triliun. “Harus kita naikkan karena dana tersebut seharusnya bisa buat investasi di sektor lain,”ujar Karen. Hanung mengungkapkan, pada 2012 Pertamina diprediksi mengalami kerugian sebesar Rp5 triliun dari produksi dan penyaluran elpiji.

Untuk itu, Pertamina akan berusaha tidak lagi memberikan subsidi kepada elpiji 12 kg karena pemerintah telah memberikan subsidi kepada masyarakat tidak mampu melalui elpiji 3 kg. Menurutnya, saat ini Pertamina mengalami kerugian sebesar Rp4.000-4.500 per kg dari elpiji nonsubsidi (kemasan 12 kg).“Kalaupun nanti kita menaikkan harganya sebesar Rp4.000 untuk elpiji 12 kilogram, Pertamina itu belum untung karena hanya impas,” katanya. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menolak permintaan Pertamina untuk menaikkan harga elpiji 12 kilogram (kg) pada 2013. Menurutnya, rencana kenaikan tersebut harus dihitung secara baik.“Kita tahu Pertamina defisit, tetapi kita harus pikirkan daya beli masyarakat. Ini harus dihitung baikbaik,” kata Hatta di sela penanaman pohon bersama Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan di Gianyar,Bali,Sabtu (8/12). Hatta mengungkapkan, kenaikan tersebut itu kurang tepat karena tahun depan juga akan terjadi kenaikan tarif listrik. “Jangan sampai pada waktu yang bersamaan kita lakukan sesuatu yang memberatkan masyarakat. Kita harus jaga itu,”tandas dia. 

Menurut Hatta, rencana Pertamina menaikkan harga elpiji nonsubsidi dikhawatirkan bisa memicu inflasi berlebihan dan berdampak pada turunnya daya beli masyarakat. “Akibatnya pukulan ekonomi juga bagi kita, jadi hati-hati, jangan gegabah. Dalam situasi saat ini perekonomian nasional harus dijaga,”katanya. Pengamat Energi dari Refor- Miner Institute Komadi Notonegoro menilai,kenaikan elpiji nonsubsidi akanmemilikidampak signifikan di masyarakat. Dia memperkirakan,kenaikan tersebut akan mengakibatkan migrasi dan inflasi.

“Berdasarkan kajian kami dampaknya ada dua yaitu migrasi dan inflasi,” kata Komaidi ketika dihubungi harian SINDO di Jakarta,kemarin. Menurutnya, jika kenaikan harga elpiji nonsubsidi direalisasikan, sebagian besar konsumen akan berpindah menggunakan elpiji bersubsidi, yakni elpiji dengan tabung 3 kg yang notabene harganya lebih murah karena di subsidi oleh pemerintah. 

Kembangkan Solar Cell 

PT Pertamina mengembangkan solar cell atau alat penerima tenaga surya yang ditransmisikan sebagai energi, sebagai bagian dari pemanfaatan energi alternatif yang selama ini kurang menjadi perhatian. Menyambut HUT Pertamina Ke- 55, Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan melakukan pemasangan solar cell di rumahnya, di kawasan Patra Kuningan, Jakarta.”Pemasangan solar cell ini adalah salah satu bentuk komitmen Pertamina di ulang tahun ke-55 bahwa Pertamina sobat bumi,” tutur Karen saat ditemui di rumahnya, Jakarta, Sabtu (8/12). 

Menurut Karen, solar cell yang dipasang di rumahnya diproduksi oleh perusahaan BUMN yang bergerak di sektor elektronik, yakni PT LEN Industri. Rencananya, LEN dan Pertamina akan bekerja sama dalam produksi dan pemasarannya. Karen menambahkan, solar cell yang dipasang di rumahnya mampu menampung tenaga listrik hingga 8.000 watt. ● nanangwijayanto/ miftachul chusna 


Analisa :

Elpiji boleh saja naik berdasarkan harga yang ditentukan, tapi diharapkan kualitas juga tetap terjaga seperti kondisi tabuung, berat yang tidak kurang dari label nya, dan lebih baik lagi apabila pemerintah mempunyai alternatif lain seperti yang telah diuarikan yaitu solar cell, hendaknya apabila memang hal tersebut menjadi keputusan yang tepat, cermat dan lebih hemat, segeralah publikasikan kepada masyarakat dengan adanya penyuluhan yang baik dan bermanfaat.

Sumber :


Penjualan Mobil 2013 Naik 10 Persen


Jakarta (ANTARA) - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor (Gaikindo) optimistis penjualan mobil tahun depan naik 10 persen dari realisasi tahun ini yang mencapai 1 juta unit akibat kondisi makro ekonomi di Indonesia menunjukkan tren positif. 
"Sepanjang daya beli masyarakat terus membaik, maka penjualan mobil akan tetap tinggi. Sampai saat ini belum ada tanda-tanda menurunnya permintaan untuk kendaraan roda empat," kata Ketua I Gaikindo, Yongkie D. Sugiarto di Jakarta, Senin. 
Pasar otomotif nasional, menurut Yongkie, dipengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia, stabilitas nilai tukar rupiah, stabilitas politik dan keamanan, tingkat suku bunga serta likuiditas. 
Meningkatnya pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen merupakan faktor yang mendorong pertumbuhan industri otomotif karena terkait dengan tingkat kemampuan daya beli masyarakat, ujarnya. 
Sedangkan tingkat suku bunga dan likuiditas, lanjut Yongkie, agen pemegang merek (APM) diharapkan tidak ikut diperketat karena 70 persen konsumen Indonesia membeli mobil melalui jalur kredit. 
Jika tidak ada kendala yang dapat mempengaruhi faktor tersebut, maka pasar kendaraan bermotor pada 2013 diharapkan bisa tumbuh hingga 10 persen. Yang dikhawatirkan adalah penyeragaman aturan uang muka syariah sebesar 30 persen pada April 2013, katanya. 
Yongkie menambahkan, proyeksi pertumbuhan 10 persen belum memperhitungkan kehadiran mobil murah dan ramah lingkungan atau "low cost and green car" (LCGC). 
Pasar mobil LCGC diproyeksikan mencapai 150.000 unit per tahun. Jika harga mobil LCGC Rp80 juta per unit, maka ada tambahan omzet industri otomotif nasional sekitar Rp12 triliun per tahun, katanya.(rr)
Analisa :
Seharusnya permintaan terhadap mobil dan motor untuk tahun-tahun kedepannya hendaknya dipersulit, baik itu dari segi Dp, syarat pengkreditan dan syarat-syarat lainnya, karena semakin mudah syarat pengkreditan suatu pembelian barang-barang mewah, maka akan semakin banyak juga orang yang akan berlomba-lomba untuk membelinya.
Perlu kita ketahui jakarta semakin hari semakin terasa akan polusi udara yang sangat tercemar, karena banyaknya kendaraan, macet sudah tidak bisa ditolerir lagi, seharusnya dengan keadaan yang seperti itu pemerintah memberlakukan peraturan untuk penjualan mobil dan motor agar tidak menjadi semakin bertambah di Jakarta ini, dan bukan hanya berpagang pada keuntungan yang didapatkan.
Sumber :

Surplus, Pemerintah Masih Tetap Impor Beras


TEMPO.CO, Depok - Kurun lima tahun terakhir produksi beras Indonesia telah memenuhi rasio kebutuhan konsumsi masyarakat. Kepala Badan Ketahanan Pangan Republik Indonesia, Ahmad Suryana mengatakan produksi beras per Oktober 2012 mencapai 38 juta ton. Empat juta ton lebih banyak dari konsumsi beras di Indonesia yang hanya mencapai 34 juta ton per tahun. 

"Produksi padi kita sudah memenuhi kebutuhannya dalam kurun waktu tiga sampai lima tahun terakhir, tahun ini kita kelebihan empat juta ton," katanya dalam acara peluncuran buku "One Day No Rice" karya Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail, Minggu, 11 November 2012.

Menurut Ahmad, walaupun sudah surplus, sampai saat ini Indonesia masih perlu mengimpor karena banyak masyarakat yang melakukan penyimpanan beras di penggilingan. Tercatat sebanyak 1,5 juta ton beras masih disimpan di penggilingan. "Selain itu, pemerintah juga butuh simpanan untuk program raskin (beras miskin) sebesar tiga juta ton," kata dia.

Ahmad mengatakan impor beras sebenarnya merupakan alternatif terakhir dalam memenuhi kebutuhan beras di Indonesia. Hal itu dilakukan bila penyediaan pangan dari produksi dalam negeri dan cadangan pangan tidak terpenuhi."Alternatif terakhirnya dengan mengimpor," kata dia.

Ahmad berharap Indonesia terus meningkatkan produksi beras. Selain itu, ketahanan pangan juga harus dilakukan dengan mengurangi ketergantungan terhadap konsumsi beras seperti yang dilakukan oleh Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail. "Saat ini, ditargetkan terjadi penurunan konsumsi beras sebesar 1,5 persen per tahun," katanya.

Dengan begitu, Ahmad berharap hal itu bisa meningkatkan kualitas gizi masyarakat menjadi lebih baik. Selama ini, masyarakat terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat dari beras. "Padahal, terlalu banyak karbohidrat juga tentu tidak baik karena pola makannya tidak seimbang,"kata dia.

Suryana mengatakan gerakan Sehari Tanpa Nasi atau One Day No Rice yang dipimpin Wali Kota Depok merupakan salah satu semangat untuk memperkuat ketahanan pangan. Sebab memenuhi kebutuhan pangan tidak hanya dari beras. "Namun juga bisa diganti dengan karbohidrat lokal non padi," kata dia.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPR, Hidayat Nur Wahid juga mengapresiasi program one day no rice Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail. "Ini merupakan langkah yang baik dimana pemimpin di tingkat lokal memikiran kebutuhan di tingkat nasional,"ujar dia.

Nur Mahmudi mengatakan gerakan Sehari Tanpa Nasi tersebut merupakan aplikasi dari peraturan pemerintah soal diversifikasi pangan berbasis kearifan lokal. Sehingga nasi, bisa diganti dengan karbo non padi yakni ubi, singkong, jagung, sagu, tiwul, gembili, dan bahan lainnya. Ia juga mengaku seringkali mendapatkan cibiran banyak pihak dalam menggerakkan program tersebut. 

"Saya selaku aparat pemerintah daerah sesuai amanat UU No 7/1996, peraturan presiden tahun 2009, ditindaklanjuti pak gubernur," kata dia.

Analisa :

Dalam kurun waktu lima tahun terakhir produksi beras Indonesia telah memenuhi rasio kebutuhan konsumsi masyarakat, hal tersebut merupakan dampak positif yang digalangkan pemerintahh pada saat ini, namun apabila dalam neraca negara sudah surplus, hendaknya Indonesia tidak perlu lagi mengimpor beras dari negara lain, karena hal tersebut dapat membuat produksi beras kembali melemah di Indonesia.

Sumber :